![]() |
| Non Badariah |
Non Badariah, nama yang tidak asing di dunia pendidikan kabupaten Lampung Selatan. Jabatan kepala sekolah diembannya hingga purnatugaa pada tahun 2022, bahkan amanah sebagai pengurus K3S (kelompok Kerja Kepala Sekolah) di kabupaten Lampung Selatan juga pernah di embannya semasa menjabat sebagai kepala sekolah.
Usianya memang tak lagi muda, namun semangat mengabdikan diri untuk pendidikan bangsa tak pernah padam.
"Saya ini di didik dari keluarga guru, ayah saya guru yg selalu mendidik anak-anaknya untuk melihat kehidupan ini bukan hanya dari sisi materi tetapi lebih ke akhlak dan budi perkerti,"katanya.
Usia kecil hingga remaja Non, sapaan akrabnya dihabiskan di desa tebing, sebuah desa di kecamatan Labuhan Maringgai, kabupaten Lampung timur, yang saat itu masih termasuk desa yg sangat jauh dari sentuhan modernisasi.
"Saya anak ke-4 dari 7 bersaudara, kehidupan kami bisa dikatakan kurang beruntung secara finansial, tapi sosok Ayah yang menginspirasi dalam hidup saya,"lanjutnya.
Usai lulus dari Sekolah pendidikan Guru (SPG) di Poncowati, Lampung Tengah tahun 1982.
Karir sebagai pendidik dimulai sebagai guru honorer selama 1 tahun dan akhirnya mengabdikan diri pada tahun 1983 sebagai guru Sekolah Dasar (SD) di daerah terpencil, tepatnya SDN Itik Randai di kabupaten Lampung Timur.
Saat ini Non Badariah sudah purna tugas sebagai ASN (apatatur Sipil Negara) tetapi semangat juang dan pengabdiannya tak pernah hilang dari jiwanya.
"Saya ingin tetap mengabdikan diri. Jiwa saya adalah pendidik, hanya mungkin melalui jalur yang berbeda. Saya akan bergabung di Gerakan Rakyat mewakili rekan-rekan pendidik yang sampai saat ini jauh dari hidup layak,"pungkasnya (rls/*)

0 Komentar